Kamis
pagi saya baru saja melepas rindu dengan teman-teman kelas (khususnya cewek).
Nah kami membahas banyak hal, mulai dari
carut marutnya UN tahun ini, hingga tentang kepergian senior-senior cakep yang
gak bakalan satu sekolah lagi dengan kami (korban PHP). Salah satunya ada Rezky
(nama samaran), ia menyukai senior yang sudah terkenal punya banyak fans,
cakep, berkarisma tentunya, nilai tambah dari dia adalah karena dia dulu adalah
salah satu pengurus OSIS, penyumbang banyak piala untuk sekolah, dan sudah
pasti pintar! tapi sayang dia cuek dan kurang peka, bahkan bisa dibilang tidak
peka sama sekali.
Apa
hubungannya dengan saya? Karena (sepertinya) saya juga korban PHP, saya
mengagumi seseorang, yang namanya saya tidak bisa sebutkan, dari rasa kagum ini
berubah menjadi suka, nah rasa suka ini ternyata menjadi penyebab saya banyak
melamunkan orang ini, memikiran dia sebelum tidur, dan saat bangun dia lagi
yang terbenam dalam pikiran saya, yah pasti kalian juga pernah merasakan hal
ini, mungkin sedikit gila tapi memang seperti itulah, (ini suka atau cinta?).
Setelah
saya browsing ternyata ada suatu ilmu yang bisa menjelaskan kasus saya dan teman-teman
seperjuangan saya, para korban PHP, ilmu ini bisa kalian kuasai hanya jika
kalian, bertapa empat tahun di bawah pohon cabe, dan selama itu kalian juga
harus puasa, gak boleh ngomong, gak boleh berkedip, gak boleh tidur -saya tulis
apa ini- oke lanjut saja, yang tadi itu bercanda, sebenarnya ilmu yang bisa menjelaskan kasus di atas
adalah ilmu kimia.
Kenapa
kimia? Karena ilmu ini bisa menjelaskan adanya beberapa zat kimia oleh otak
kita yang berperan dalam kejadian seperti di atas. Ada beberapa senyawa yang
bertanggung jawab atas segala tingkah laku aneh kita selama kita jatuh, bangun,
jungkir, balik dengan cinta, yaitu :
1.
Pheromones
Senyawa ini menimbulkan rasa suka, yah kayak para remaja cewek
yang naksir cowok dan sebaliknya, buat kita membayangkan orang yang kita taksir
itu terus-menerus.
2.
Oxytocin
ini berperan dalam
kalimat “aku rindu kamu”.
3.
Vasopressin
Bikin orang jadi setia.
4.
Neropinepherine
Kalau jatuh cinta bawaannya semangat, senang, dan
senyum-senyum sendiri, nah itu adalah peran dari si Neropinepherine ini.
5.
Dopamine
Beberapa bulan pertama ketika kita menyukai lawan jenis, ada
bagian dari otak kita mengeluarkan zat ini. Akibatnya kita jadi susah tidur,
dan memikirkan dia terus, juga ada perasaan melayang, (udah sampai ke langit
ke-7 gak? :D), sangat bersemangat, dan jadi malas makan.
6.
Oxytocin
Zat ini biasanya berperan kalau kita sudah jadian *ciecie kita
merasa bahwa kita saling terikat dengan pasangan dan pengen terus ada dia di
samping kita.
Cinta,
sejuta rasanya, buat kita jadi gila, membutakan mata, melumpuhkan logika,
terlalu banyak syair-syair cinta, katanya kita gak bisa jelasin gimana rasa
cinta itu, tapi cuma bisa dirasain. Ngomong-ngomong cinta, tentu ada perasaan
sebelum dan sesudah cinta bukan? Sebelum cinta itu namanya suka dan sesudah
cinta itu namanya sayang (kata orang-orang).
Entah
apa yang tepat menggambarkan perasaan saya sekarang, tapi seperti saya bilang
sebelumnya cinta itu gak bisa dijelasin, tapi dirasain! Jadi selamat merasakan
cinta kalian masing-masing, dan ingat ada cinta berarti ada sakit hati (kalau
cinta yang kalian dapatkan belum cocok), jadi persiapkan hatimu, kalau menurut
orang-orang bijak, saat kamu menerima cinta, saat itu juga kamu harus bersiap
kalau-kalau kamu harus melepaskannya.
Dari pada kelamaan ngetik dan tiba-tiba saya berubah jadi Maria Teguh
mending saya akhiri postingannya sampai di sini.
Kalau
ada yang kurang tepat, tolong komentarnya :)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar