Welcome to Djarum Indonesia Open Super Series 2013 *maaf telat*
Kamis, 13 Juni 2013
L.D.R
LDR
itu apa sih? Long Distance Relationship yah?
Oke
kali ini saya ingin bercerita mengenai hubungan yang pernah saya jalani
*flashback LDR itukan hubungan jarak jauh, jauhnya yah karena terpisahkan
jarak, mungkin karena berbeda kota, provinsi, pulau, negara, bahkan benua, seperti
hubungan radit sama pacarnya di film kambing jantan.
Saat
itu hubungan yang saya jalani juga terpisahkan jarak. Kami masih di benua yang
sama, negara yang sama, pulau, provinsi bahkan masih di kota yang sama, di kota
yang terkenal dengan keindahan pantai losarinya, lalu jarak apa yang
memisahkan? Saat itu kami dipisahkan oleh sekolah yang berbeda -_- jadi apa itu
masih bisa dikatakan LDR?
Mungkin
bukan LDR, karena kami masih di kota yang sama.
Tapi
mungkin juga bisa dikatakan LDR, karena kami tetap dipisahkan jarak.
Walaupun
masih di kota yang sama, kami jarang bertemu karena sibuk dengan kepentingan
masing-masing, jadi kami menjalin hubungan dengan mengandalkan hp, pulsa, dan
jaringan, ala-ala LDR gitu. Tapi yah namanya pertemuan, tentu ada akhirnya, so
kami gak sama-sama lagi.
Dari
sekian banyak cerita memilukan tentang LDR, saya memiliki pertanyaan, apakah
LDR itu selamanya Long Distance
Relationship? Soalnya, setau saya LDR tidak hanya hubungan jarak jauh saja, tapi
juga kepanjangan dari Lihat Dengar dan Rasakan *PalangMerah* itu sudah tidak
asing bagi yang mengikuti organisasi kemanusiaan seperti PMR (seperti saya
dulu).
Jadi
menurut kalian bagaimana?
Sabtu, 08 Juni 2013
Mungkin Perpisahan.....
Aku
hanya takut salah seorang dari kita, aku atau kamu, melupakan, dan salah satu
dari kita terlupakan. Aku hanya takut kita lupa tempat kita berpisah, karena
ditempat itulah kita berjanji akan bertemu lagi.
“jika
kita sudah dewasa”
Terdengar
lucu memang, terdengar sok bijak, kita masih remaja berusia 16 tahun, yang
berpisah dan berpura-pura tak takut akan perpisahan, karena kita saling
menyukai. menyukai keindahan dan keburukan yang ada di dalam diri orang yang
kita sayangi, status tidak penting,
hubunganlah yang penting, itu yang mendasari perpisahan kita, sepertinya.
“Lalu?
Siapa yang mengambil jalan ini?” aku menunjuk jalan yang didepannya ada
tikungan kearah kanan.
“Siapapun
yang mengambilnya, salah satu dari kita akan mengambil jalan yang lain.” Katamu.
Aku
memaksakan diri untuk tersenyum di hadapanmu. Senyum masam, entah apa bisa kamu
merasakannya. Kau membalas senyumanku, dengan senyum khasmu, tapi tidak ku
temui kesedihan di dalamnya, di dalam senyumanmu, senyuman yang selalu ku
sukai. Mungkin karena kamu yang menginginkan ini. Entahlah, saat pertamakali
kita bersama, aku bahkan sudah menyiapkan hari ini, hari dimana kita akan
melalui jalan yang berbeda, tapi tetap saja sakit.
Apa
aku kurang mempersiapkan perpisahan kita? Rasanya tidak, menyedihkan dan
menyakitkan, itu sudah harga mati untuk sebuah perpisahan. Tapi kenapa aku
tidak dapati lirihnya perpisahan di senyumanmu itu?
Selasa, 04 Juni 2013
Haruskah
Senin Malam Pukul 21:26.
1,5 tahun, 2 bulan, dan 15 hari. Haruskah? Entahlah mungkin memang harus. Baiklah, bisa tidak bisa, mau tidak mau, sekarang, besok, besoknya lagi, dan entah beberapa hari setelah besok semua akan sama. Padahal kita mengharapkan hal ini, bertahan untuk waktu yang tidak bisa kita hitung.
Senin, 03 Juni 2013
Berkacalah Pada Semangat Mereka
Kali
ini saya ingin membahas tentang pemain bulutangkis, terkhusus pada dua orang
dara cantik yang saya idolakan. Saya bukanlah orang yang fanatik terhadap
seseorang atau sesuatu, tapi ada dua pemain badminton yang cukup menyita
perhatian saya. Mereka adalah Saina Nehwal dan Aya Ohori.
Saina
Nehwal tentunya sudah tidak asing lagi di telinga kita, tapi seandainya ada
yang menyebut nama Saina sebelum ia mengikuti dan menjuarai Indonesian Open
Super Series 2009 untuk cabang tunggal putri, saya yakin kalian belum
mengenalnya. Saya pun begitu, saya mengenal gadis kelahiran Hisar, India
tanggal 17 maret 1990 ini, saat saya menyaksikan dari layar kaca pertandingan
final anatara Ia dan Wang Lin (Cina).
Secangkir Rindu Untukmu
Aku tak pandai merangkai kata, membuat sajak-sajak itu,
Sajak lucu, yang kadang bermakna haru,
Tapi setiap hari ada tetesan rindu,
Tetesan rindu yang datang saat aku menatap indahnya langit
biru.
Sabtu, 01 Juni 2013
Pagelaran Mengubah Alisku~
Kemarin dan hari ini kelas X di sekolahku mengadakan pagelaran seni, kemarin adalah jadwal kelasku menampilkan kesenian yang sebelumnya telah dipilih secara acak. Kebudayaan kalimantan adalah kebudayaan yang kami tampilkan.
Kami menampilkan tarian alam dengan tema air, musikalisasi puisi (Aku dan Nyinyis), Pengenalan budaya kalimantan, Tarian kalimantan, stop motion yang dibuat ozy dan masih banyak lagi.
ini dia beberapa foto saat kami sedang mempersiapkan pagelaran seni
Ada beberapa foto yang sempat terabadikansaat kami tampil, seperti foto-foto di bawah ini
Nah karena saya juga ikut ambil bagian dalam pagelaran seni kali ini, mau tidak mau saya harus di dandan atau istilah kerennya make up. dan hal yang paling berubah dari wajah saya yang biasa saya ini, ialah ALIS, alis saya berubah, terlihat tebal dan hitam. lihat foto ini -_-
(sedikit menor menurut saya, tapi entahlah saya tidak ahli dalam bidang ini, jadi saya tidak tau apakah ini benar-benar menor atau tidak)
(ini waktu foto sama Maghfira)
Ini hanya sedikit foto yang sempat saya kumpulkan dari berbagai sumber (?) jika ada sumber baru saya akan menambahkan foto-foto lainnya.
Langganan:
Postingan (Atom)
