Ku
buka laptop terlebih dulu sebelum memutuskan untuk meneguk segelas susu yang
memang sengaja ku dinginkan, sambil melepas penat akibat macet yang begitu menyita waktu dan tenaga bahkan emosi.
Entah
mengapa ada suatu dorongan untuk nulis, padahal gak ada bahan. Dan perasaan itu
datang lagi, perasaan rindu ingin mengetahui kabar terkini darimu, twitter
sudah setiap hari ku tongkrongi (tapi aku tidak pernah bosan), berharap kamu
punya sesuatu baru yang ingin kamu bagikan. Tapi tadi aku memutuskan untuk
membuka blogmu saja, dan ternyata memang ada postingan baru yang kau terbitkan
tanggal 28 april 2013 lalu. Sudah lama kamu tidak membagi kisahmu di blog (sekitar 7 bulan lalu), aku
membaca tulisanmu yang berjudul #TTTTBIMBANG itu.
Aku iri
pada orang yang kamu maksud, tapi aku berharap itu aku. Kalau memang aku, kalau
aku tidak kegeeran dan itu memang benar aku, berarti kita memiliki PERASAAN YANG
SAMA, aku rasa kamu sudah tahu bahwa memang kita punya perasaan yang sama, kita
bukan anak kecil yang tidak mampu menafsirkan maksud dari setiap tulisan
masing-masing. Harapan-harapan yang teringkar? Bagaimana bisa kita
mengingkarinya sedang kita sama-sama tidak mau lepas dari cerita besar yang
belum sempat kita mulai.
Ini mungkin
memang undian yang sangat menggiurkan, yang butuh proses panjang untuk
mendapatkan undian berhadiahkan ‘cerita menarik’ yang bisa sama-sama kita
kenang. Tapi aku mohon, cobalah sedikit lagi, karena jika kamu mencoba
mengatakan hal yang sempat tertunda, kita akan sama-sama tahu bahwa kita
memiliki perasaan yang sama, tanpa perlu mengintip kesaharian masing-masing, kita
bisa menanyakan hal itu lansung, tanpa harus pura-pura saling tidak peduli,
saling tidak peka, kamu bisa tahu itu semua langsung dari orang yang
menginginkan hal yang sama, tanpa ada YANG TAHU, TIDAK TAHU atau BIMBANG.
Aku
menunggu kamu untuk memulai cerita ini!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar